
Di tengah suasana adanya rencana sekolah gratis oleh pemerintah, maka SMA Xaverius 1 palembang tetap mencoba untuk eksis berdiri ditengah-tengah masyarakat,walau tidak dapat mengikuti apa yang menjadi program pemerintah tentang adanya "Sekolah Gratis".
Eksistensi Sekolah Xaverius di Keuskupan Agung Palembang sampai sekarang masih tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat dengan alasan-alasan yang dikemukakan, antara lain:
1. Mempunyai tingkat kedisiplinan yang tinggi.
2. Mutu akademisnya masih sangat dibanggakan.
3. Mempunyai tenaga pendidik yang profesional dan dapat diandalkan.
4. Mempunyai sarana dan prasarana/fasilitas yang umumnya memadai.
5. Suasana belajar dan sekolah yang sangat kondusif
6. Mempunyai transparansi biaya dan penggunaannya yang jelas dan ada Komite Sekolah yang diambil Kepengurusannya dari Orang tua murid dan para Alumnus.
7. Mempunyai hubungan yang baik antara Orang tua siswa dan pihak Sekolah.
8. Tidak mempermasalahkan pelaksanaan pelajaran agama Katolik.
9. Para alumnus-nya dapat diandalkan.
10. Dan sebagainya.
Ini sebagian dari penilaian masyarakat terhadap Sekolah-sekolah Xaverius, maka diperlukan pengembangan yang lebih maju dan signifikan, terutama dalam:
1. SDM (sumber daya manusia)
2. Manajemen pendidikan
3. Saran prasarana/fasilitas pendidikan
4. Falsafah atau filosofi pendidikan
5. Dsb.
Hal ini sangat penting, karena Sekolah-sekolah Katolik Xaverius Palembang, terutama SMA Xaverius 1 Palembang harus tetap eksis di masyarakat, terutama dalam bidang:
1. Mutu akademisnya
2. Skill
3. Moralitas
4. Kedisiplinan
5. Sosialitas
6. Religius
Merupakan "Trade Mark" di masyarakat yang harus tetap dijaga, dipertahankan, dan dikembangkan sesuai dengan Era Globalisasi yang semakin gencar melanda dunia ini.
RBM. Sutartomo
History, Anthropology, and Sosiology

Tidak ada komentar:
Posting Komentar